Dikalikan Dengan Nol

kita semua pasti tau lah setiap amal ibadah kita itu akan ada balasannya. amal baik akan dapat balasan yang baik, amal buruk juga bakal ada hukumannya. dan tentu kita juga tau kalo amalan baik itu bisa aja gak dapat pahala. bisa jadi karena niat kita gak “lurus”, atau mungkin ada sesuatu yang kita lakukan setelah kita berbuat amal baik sehingga “sesuatu itu” merusak amal ibadah kita.

semoga kita sepakat, bahwa amal ibadah kita itu baru diterima karena dua hal. yang pertama niat yang ikhlas, yang kedua cara kita beramal sesuai dengan aturan alquran dan sunnah yang diajarkan nabi muhammad saw. salah satu aja gak terpenuhi ya bisa jadi amal baik kita itu gagal total. misalnya niat dah betul tapi ibadahnya gak sesuai aturan, seperti niat pengen shalat, tapi shalatnya gak beraturan, gak diterima lah amal kita. ato mungkin cara kita shalat dah betul, tapi niatnya bukan karena ingin ibadah, nah yang beginian juga gak diterima.

sebelum beribadah kita udah niatkan dengan tulus, trus pas ibadah juga kita lakuin dengan sempurna, dan kemudian amal kita juga diterima dan kita dapat ridha allah. tapi ada yang harus kita waspadai nih, yaitu perbuatan kita setelah melakukan ibadah itu. bisa jadi nilai ibadah kita yang udah sempurna itu bisa aja dikalikan dengan nol ketika ibadah itu kita pamerkan.

socmed effect

anggap saja kita ini orang yang rajin beribadah dan belum ngenal socmed. abis ibadah pun kita gak bilang2 ke tetangga ato orang yang kita jumpai bahwa kita baru aja melakukan amal baik. alhamdulillah, semoga allah mencatatnya sebagai pahala. lalu kemudian kita kena racun socmed, ato social media. itu loh… web yang sering kita kunjungi tiap hari, seperti twitter, facebook, instagram, ato apa lah.

nah… kalo sebelumnya kita emang “malu” bilang ke orang bahwa kita baru aja ibadah, dengan adanya socmed ini membuka “peluang” bagi hati kita untuk memposting sesuatu di internet tentang apa yang barusaja terjadi. ini berbahaya dan semooga kita tidak terjebak.

tulisan ini semoga bisa menjadi bahan evaluasi kita untuk sedikit sadar betapa besarnya manfaat BAHAYA dari social media internet. kita yang dulunya mencukupkan diri dengan ridha Allah, menjadi rajin upload kegiatan ibadah kita karena adanya socmed.

مَنْ سَمَّعَ سَمَّعَ اللهُ بِهِ . وَمَنْ يُرَائِيْ يُرَائِي اللهُ بِهِ

“Barangsiapa memperdengarkan (menyiarkan) amalnya, maka Allah akan menyiarkan aibnya, dan barangsiapa beramal karena riya’, maka Allah akan membuka niatnya (di hadapan orang banyak pada hari Kiamat)”. (HR. Bukhori)

syahuri,
banda aceh, 20 oktober 2013.

3 thoughts on “Dikalikan Dengan Nol

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *