Getarannya terasa!

getaran itu memang pelan, tapi sangat menggangu. mengganggu tak hanya orang yang mendapat getaran itu, tapi juga orang yang terdekat dengan orang itu. getaran itu terasa mengganggu, walaupun tidak kuat. getaran itu terkadang datang secara tidak sengaja, tapi masih bisa dikendalikan. argh…. saya memang penulis puisi yang buruk! hahahaha… #abaikan.

yang saya maksud getaran disini adalah getaran handphone. sering kali handphone kita ini bergetar, baik karena ada yang nelpon, notifikasi pesan yang masuk, atau peringatan low bat. untuk kebanyakan handphone yang beredar di seluruh dunia saat ini, getaran tersebut masih bisa kita kendalikan. kita bisa memilih untuk “membiarkan handphone kita bergetar”, atau “mencegahnya bergetar”.

ah… sepertinya basa-basi saya membosankan ya… hoam… ok. boleh serius dikit ya? 😀

saya tidak merasa terganggu ketika handphone saya atau hp orang lain bergetar, atau bahkan berdering. tapi belakangan ini saya merasa terganggu dengan hal itu karena moment itu terjadi tidak tepat pada waktunya. yaitu saat shalat berjamaah!

saya merasa terganggu ketika ada handphone orang yang bunyi atau bergetar ketika kita sedang fokus ibadah. kejadian ini sering terjadi sehingga membuat saya merasa ingin mengeluarkan uneg-uneg saya melalui blog yang mungkin tidak ada orang yang membaca ini :D, hehehe… buat anda yang udah terlanjur membaca blog ini, saya ucapkan selamat! anda adalah orang yang… ehm… bisa dibilang LUAR BIASA! hahaha

beberapa tahun lalu, saya terinspirasi dari ustad yang berceramah di suatu mesjid tentang handphone yang ada di mesjid. ustad tersebut ceramah tentang kenyamanan ibadah dan membuat saya sadar tentang banyak hal. salah satu kesimpulan yang saya petik adalah: jangan membawa handphone ke mesjid. sejak saat itu saya jarang membawa hp ke mesjid, kecuali sedang jauh dari rumah dan tak ada tempat untuk menitipkan handphone, sehingga terpaksa membawa hp ke mesjid.

belakangan ini saya mendapati pengalaman buruk tentang keberadaan hp di mesjid karena hp orang lain yang bergetar. beliau (yang hpnya bergetar) shalat berjamaah dan membawa hp dalam keadaan silent dan bergetar. saat rakaat terakhir, hpnya bergetar. saya merasakan getaran tersebut sodara sodaraaaa!!! konsentrasi saya sedikit terganggu. ah… sudahlah, mungkin memang konsentrasi ibadah saya yang lemah. cuma gara2 hp getar aja terganggu!

***

terlepas dari konsentrasi saya lemah atau tidak, saya rasa membawa hp ke mesjid memang sangat minim kegunaannya, kecuali mendesak dan tidak ada tempat untuk menitipkan hp. membawa hp ke mesjid bukan cuma minim manfaat, tapi juga berpeluang merugikan beberapa pihak. diantaranya:

  • seluruh jamaah di dalam mesjid. mereka semua akan rugi atau setidaknya terganggu ketika hp anda dalam kondisi berdering saat ada yang nelpon atau kirim pesan.
  • jamaah yang ada di samping anda. sekalipun tidak berdering, mungkin anda mengaktifkan profile “getar” pada hp anda. dia (jamaah yang berada tepat disamping anda) akan rugi atau mungkin merasa terganggun ketika hp anda bergetar. getarannya terasa cuy!
  • yang menelpon. dering off, getar off, profile silent only. orang yang nun jauh disana menelpon anda saat anda sedang shalat. anda tidak tau dia menelpon karena anda tidak menghidupkan dering ataupun getar. kalo yang nelpon orangnya gampang emosi mungkin dia akan berkata “nih anak kmana sih, kita telpon gak diangkat”.
  • OFF. silakan bawa hp ke mesjid. paling aman di off kan sadja lah. no dering, no getar, no silent. tentu, pilihan ini juga ada resikonya.

 

****

kalo Rasullullah SAW masih idup dan datang ke mesjid mana saja di indonesia ini, mungkin beliau akan tanya “kok ada di tempel pengumuman ‘MOHON NONAKTIFKAN HP ANDA’ di tiap mesjid. jaman saya dulu gak ada yang beginian” :V

ah sudah lah. tulisan saya di atas cuma sekedar uneg-uneg sadja. saya tidak melarang anda membawa handphone ke mesjid. saya juga kadang2 bawa kok. hanya saja sebisa mungkin kita fokuskan ibadah kalo ke mesjid. jangan sampe gara2 teknologi yang satu ini kita bisa menggangu ibadah orang lain. CMIIW

 

One thought on “Getarannya terasa!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *