Kiriman dari Google AdSense Team

Kemarin pagi (27/08/08), ketika hendak men-starter sepeda motor, tepatnya saat saya mau ke warung untuk membeli sarapan pagi, ada sesuatu yang kulihat sehingga aku terpaku dan menunda untuk menghidupkan mesin sepeda motor. Saya melihat selembar kertas yang sangat simpel, basah, kotor, dan seakan-akan ada hubungannya dengan aku. Sekilas aku melihat lembaran kertas itu dari sepeda motor (kira-kira jarak saya dan kertas itu 1.5 meter), aku melihat beberapa huruf besar dengan beberapa warna campuran yang sering aku lihat. Lalu aku turun dari sepeda motor dan mencoba meraih lembaran kertas itu. Beberapa detik waktu yang berlalu saat aku menuju kertas itu, aku sempat menduga beberapa hal. Dan ternyata dugaanku BENAR!

Lembaran kertas itu adalah (atau sejenisnya) surat berukuran postcard yang cover depannnya tertulis dengan 6 huruf yang terdiri dari 4 warna. Dari 6 huruf itu, terdapat huruf G sebanyak 2 kali, huruf O dua kali, dan dua huruf terakhir adalah huruf L dan E. Hanya satu huruf yang kapital, yaitu huruf paling awal: G. yapz….itulah logo Google yang khas!

Kertas berukuran postcard itu aku temui tercecer dalam keadaan basah dan kotor. Basah karena tadi malemnya (malam 26/08/08) terkena air hujan. Kotor mungkin karena tergiling oleh ban sepeda motor (entah siapa). Kertas itu aku lihat pagi ini dalam keadaan basah dan kotor di atas lantai yang kotor pula, tepatnya di halaman depan (teras) rumah tetangga samping rumah saya.

foto pin Google AdSense tercecer

98% dugaanku surat itu ditujukan kepadaku. Maka aku beranikan untuk mengambilnya dan membaliknya (melihat cover belakang). Ternyata benar! Surat itu memang tertuju padaku. PIN ITU TELAH TIBA! Aku benar-benar kaget! Karena aku hampir lupa tentang PIN itu! PIN yang aku Request dari Google AdSense Account pada 06 Agustus itu akhirnya tiba di rumah!

cover belakang PIN Google AdSense

Lalu kubawa masuk ke rumah dan kubuka covernya secara perlahan. Aku benar-benar penasaran dan penuh harap bahwa isinya masih utuh. Aku penasaran bagaimana bentuk isinya, isinya apa. Aku raba-raba, kok rasanya hampa ya….

Sementara cover depannya:

foto cover depan PIN Google AdSense

Dan setelah kubuka perekat covernya, terlihat seperti ini:

foto outside PIN Google AdSense

Dan setelah kubuka, ternyata covernya itu sekaligus menjadi isinya, yaitu berisi informasi PIN (Personal Identification Number) akun Google AdSense.

foto inside PIN Google AdSense

foto inside PIN Google AdSense

Sambil bersenang ria, aku membaca isi dalamnya berkali-kali, yang pada intinya isi surat itu adalah kode PIN yang sudah saya blur pada gambar di atas. Sambil membaca pula, aku bertanya pada kakakku yang kebetulan memperhatikanku saat aku menemukan kiriman itu.

“kak, ini kapan sampainya? kok bisa tercecer sembarangan kayak gini?”

“Oh…itu kemarin, kirain punya siapa…rupanya punya kamu!”

“Iya, kok bisa tercecer disitu?”

“Kemarin ada dua orang tukang pos yang antar, ndak ke rumah kita, tapi ke rumah tetangga, mereka ndak tanya-tanya, cuma ketok-ketok pintu rumah tetangga aja”

“Kapan? Jam brapa?”

“Kemarin siang, sekitar jam 12”

“trus”

“karena ndak ada yang buka pintu, mereka taruh aja tuh surat di lantai depan pintu!”

Setelah itu kakakku tanya-tanya tentang surat itu, surat itu apa, trus darimana, dan pertanyaan lain. Aku sempat bingung juga mau jelasin bagaimana, soalnya kakakku gak ngerti internet. Jadi, aku jelasin sekedarnya aja.

Dari informasi yang saya dapati dari kakakku terbukti bahwa kiriman dari Team Google AdSense, yaitu informasi PIN saya, tiba di RUMAH TETANGGA melalui Petugas Pos secara sepihak. Ya…petugas pos itu tidak memberikan kiriman itu kepada saya, atau kepada kakak saya, atau kepada tetangga saya, tapi kepada lantai depan rumah tetangga saya. Amat disayangkan, petugas pos itu benar-benar tidak bertanya kepada kakak saya tentang keberadaan tetangga saya. Maksudnya, petugas pos tersebut hanya mengetuk pintu rumah tetangga yang diduga penerima kiriman itu, tanpa bertanya dengan orang sekitar (kakak saya). Padahal pada jam 12 siang itu, saya sedang di kampus dan kakak saya menjaga Toko Photo Copy (rumah kakak saya) TEPAT DISAMPING rumah tetangga yang didatangi petugas pos itu. Setelah mengetuk pintu dan tidak mendapat respon, petugas pos itu meletakkan kiriman tersebut di depan rumah tetangga saya, lebih tepatnya lagi di lantai yang kotor.

Untuk kesekian ratus kalinya, saya menemukan bukti nyata pribahasa kuno “malu bertanya sesat di jalan”. Lagipula, kakak saya kok ndak menyapa tukang pos itu ya? Jadi bagaimana ini?

Sudahlah, yang penting PIN itu telah tiba di tangan saya. Kasihan juga tuh surat, mulai dari siang 26 Agustus, malam, hingga pagi, tercecer begitu saja. Mengapa tidak saya sadari sewaktu pulang dari kampus (sekitar 17.00 WIB) atau malam pada tanggal 26 ya? belum rezeki kali :D.

Btw, terima kasih daah kepada tukang pos yang bersedia mengantarkan surat itu.

Aku Dan AdSense

Pada pertengahan April 2008, saya diterima sebagai publisher Google AdSense. Seiring waktu, earning adsense saya bertambah secara perlahan, sangat perlahan. Hingga akhirnya pada sekitar pertengahan Juli, earning saya di AdSense mencapai $10. Lambat banget kan? Dari April hingga Juli cuma dapet $10.

Pada saat mencapai $10 itu, di layar report AdSense ada warning yang meningatkan bahwa payment saya ditahan karena beberapa hal, termasuk informasi pajak (tax information) dan juga belum memasukkan kode PIN. Lalu saya masuk ke Account Setting dan mengisi informasi pajak. Cuma jawab | No | No | saja. Karena pertanyaannnya ada hubungannya dengan kewarganegaraan Amerika.

Trus masalah kode PIN, PIN tersebut akan langsung dikirim ke alamat rumah kita, namun waktu itu saya masih belum bisa klik Request PIN. PIN baru bisa saya request untuk dikirimkan ke alamat rumah pada tanggal 5 Agustus. So, ditunda dulu deh hingga tanggal itu.

PIN tersebut baru saya request pada 06 Agustus, dan baru tiba di rumah pada 26 Agustus. Dengan memasukkan kode PIN ke akun AdSense, berarti payment adsense saya tidak dalam keadaan holding lagi, alias siap untuk dibayar.

Perjuangan masih jauh. Earning AdSense saya masih belum mencapai batas minimum pembayaran. Masih 25%. Jadi, sekitar 75% lagi perjalanan untuk mencapai batas minimum pembayaran. Itupun kalo gak di banned ama si mbah. Kalo di ba
nned ya….hangus deh…

Setelah mendapat PIN ini, saya jadi semakin bersemangat untuk terus mempelajari “Make Money Online“. Termasuk melalui blog.

________

Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda juga pelaku bisnis online? Jika selama ini kita nge-net cuma download-download doang, atau cuma buka email doang, atau cuma friendsteran doang, dan belum mempelajari make money online, atau “mencari duit melalui online“, tidak ada salahnya Anda juga mencoba mempelajari bisnis internet dari berbagai guru yang menjadi referensi saya dalam hal Make Money Online, yaitu melakukan berbagai aktivitas internet untuk memperoleh pendapatan uang (utama atau sampingan), diantaranya:

  • Cosa Aranda
  • Medhy Aginta Hidayat
  • dan masih banyak lagi yang tidak bisa saya sebutkan semuanya disini.

    [InsyaAllah ntar saya tambah list ini sebagai penambah referensi kita].

Lalu, bagaimana dengan pengalaman Anda tentang make money online? Bersediakah Anda berbagi disini?

41 thoughts on “Kiriman dari Google AdSense Team

  1. mas …selamat ya atas oleh2 dari googlenya, pas saya baca alamat di amplop tuch kayaknya rumah kita deket deh soalnya sama cuma beda nomoer aja..

  2. Mau nanya bos, acc temen saya udah sampe $10 langsung ada warning pas login, saya udah sampe $14 ngga ada apa2, gimana dong?

  3. @SalzzZ: tenang aja bos. Bisa jadi gugel udah ngubah kebijakan lagi. Bahkan dulu ada yang ampe $50 baru bisa dapet PIN.
    Lagipula, kan minimal payoutnya kan $100.
    So, jika memang ntar udah ampe $100 tapi blum dapet PIN, hubungi saja mereka lewat contact form atau email.
    Tapi kalo memang pengen cepet dapet PIN, ya mending kirim email ke mereka sejak dini πŸ˜€

  4. Tapi kayanya gawat bos, saya baca di forum ama adsense blog, ada yang udah nyampe $140 tetep ngga ada pin. Ini sama bulan maret kejadiannya. Kayanya google lagi error nih, gimana dong? Jangan2 adsense mau bubar?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *